Mengapa Jutaan Customer Percaya Clodi BeNiceKids ?
Clodi terbuat dari bahan-bahan yang dapat menyerap cairan dan membuat permukaan tetap kering sehingga bayi bebas ruam. "Lapisan dalam clodi terbuat dari bahan suede atau fleece yang sangat lembut, menyerap cairan dengan cepat, dan membuat permukaan dalam tetap kering. Lapisan luar clodi terbuat dari bahan kedap air (waterproof) sehingga meminimalkan kebocoran," kata Kiky Puri, pemilik toko perlengkapan clodi dan menyusui Blanja Blinji di Jalan *****.
Menurut Kiky, daya serap clodi lebih rendah bila dibandingkan popok sekali pakai (disposable diaper). Clodi akan basah atau lembab rata-rata setelah empat jam pemakaian, sedang popok sekali pakai mampu bertahan hingga delapan sampai sepuluh jam.
Meski begitu, penggunaan clodi jauh lebih ekonomis dibandingkan popok sekali pakai. Meskipun biaya awal untuk pembelian clodi lebih mahal, namun para ibu akan menghemat lebih banyak karena clodi dapat bertahan selama bertahun-tahun dan dapat diwariskan untuk anak kedua, ketiga, dan seterusnya.
"Tidak hanya bertahan lama, tapi semakin lama dipakai akan semakin baik. Karena semakin sering dicuci, akan semakin kuat daya serapnya. Ini tidak bisa ditemui dari popok sekali pakai," ujarnya.
Harga clodi untuk ukuran newborn (bayi baru lahir-6 kilogram) berkisar Rp 45.000-Rp 60.000 per buah, sedang untuk satu ukuran (13-16 kilogram) harganya berkisar Rp 75.000- Rp 150.000 per buah. Menurut survei, rata-rata bayi memerlukan 7.000 buah popok sekali pakai dari lahir sampai umur dua tahun.
Harga rata-rata popok sekali pakai per buah Rp 2.000. Maka biaya yang harus dikeluarkan untuk satu anak adalah Rp14 juta. Belum biaya membeli krim untuk mengobati ruam popok. Semua uang yang dikeluarkan berakhir menjadi sampah yang baru akan terurai 500 tahun.
"Jika memakai clodi satu ukuran, cukup menggunakan 10 buah untuk pemakaian 24 jam sampai usia 2 tahun. Paling tidak butuh 20-30 clodi untuk persediaan si kecil. Jadi bisa berhemat banyak dan bisa diwariskan," tuturnya.
Selain ekonomis, clodi jauh lebih aman digunakan bayi karena tak mengandung zat kimia berbahaya. Dalam sebuah riset yang dimuat oleh British Medical Journal disebutkan, zat kimia seperti Sodium Polyacrylate, Tributyl Tindan, dan Dioxin yang terkandung didalam popok sekali pakai dapat menimbulkan masalah ruam popok dan sebagai salah satu pemicu munculnya kanker serta kemandulan.
Para peneliti yang melakukan studi tersebut melaporkan bahwa bayi laki-laki yang menggunakan popok sekali pakai, temperatur skrotumnya (kantung kemaluan) mengalami kenaikan beberapa derajat dibanding yang tidak memakai.
Alasan Memilih Usaha Clodi sebagai peluang usaha/bisnis yang menjanjikan :
- Bisnis "toko clodi benicekids" tidak ada matinya. Peristiwa kelahiran akan selalu ada karena ini merupakan bagian dari siklus kehidupan. Tentunya setiap bayi yang dilahirkan tidak saja membutuhkan kasih sayang dan ASI, namun juga berbagai perlengkapan yang mendukung perkembangannya termasuk popok / clodi.
- Setiap hari rata-rata lahir 10.000 lebih bayi di Indonesia (sumber: BBC Indonesia).
- Selalu menjadi kebutuhan yang mendesak. Belanja perlengkapan bayi termasuk popok / clodi akan selalu menjadi kebutuhan yang mendesak bagi setiap keluarga yang memiliki bayi. Kebutuhan untuk mendapatkan perlengkapan bayi termasuk popok / clodi di toko perlengkapan bayi tidak bisa diabaikan dan menjadi prioritas pertama karena kondisi bayi yang masih rapuh sangat bergantung pada segala perlengkapan yang mendukung tumbuh kembangnya.
- Target pasar "toko clodi benicekids" yang luas. Seperti disinggung di awal, bisnis "toko clodi benicekids" memiliki target pasar yang luas karena semua orang yang memiliki bayi pasti membutuhkan perlengkapan bayi termasuk clodi. Target pasar toko perlengkapan bayi ini mencakup segala lapisan, mulai dari kalangan ekonomi menengah ke bawah hingga menengah ke atas.
- "Toko clodi benicekids" kebal krisis. Mengingat sifatnya yang mendesak dan penting, maka kebutuhan akan perlengkapan bayi tidak bisa diabaikan meski di masa krisis ekonomi sekalipun. Demand atau permintaan akan perlengkapan bayi tidak pernah surut meski di masa krisis. Itulah kenapa bisnis "toko clodi benicekids" ini disebut sebagai salah satu usaha kebal krisis.
- Produk bayi merupakan salah satu produk yang tidak terlalu mengenal trend/mode, jadi modelnya tidak banyak berganti, sehingga resikonya relatif kecil.
- Meskipun orang sudah tidak lagi melahirkan, namun bisa tetap membeli 'clodi' untuk dijadikan 'hadiah- gift-kado' kelahiran kerabat dekat atau tetangganya.
- Clodi memang bukan pengganti diapers/pampers sekali pakai yang bisa menampung sampai berkali-kali pipis, namun clodi adalah pengganti popok kain dengan perbaikan sistem penyerapnya, sehingga ketika bayi pipis tidak langsung bocor mengotori tempat sekitarnya.
- Lebih hemat
- Ramah Lingkungan serta mengurangi sampah di sekitar kita.
- Bersambung .....
Clodi, Celana Bayi Pengganti Popok kain solusi dari "bahaya Pampers sekali pakai"
Oleh: AnneAhira.com Content Team
Beberapa waktu lalu, dunia resah dengan sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Jerman mengenai efek buruk disposable diaper (pampers sekali pakai) terhadap bayi laki-laki dan lingkungan. Efek kemandulan yang menimpa 75% pria Inggris yang lahir di tahun tak lama setelah Pampers ditemukan oleh Victor Miller, menjadi topik utama perbincangan hangat di masyarakat.
Walhasil, masyarakat pun berbondong-bondong kembali ke popok kain. Akan tetapi, ternyata masalah lain pun muncul. Ketika musim dingin tiba, orangtua kewalahan menghadapi bayinya yang sering pipis. Mereka mengalami dilema antara kembali ke disposable diaper atau tidak.
Akhirnya, masalah itu segera dapat diatasi. Pada 2006, ketika clodi pertama kali diperkenalkan di Amerika, produk ini langsung booming. Para ibu menyambutnya dengan antusias. Tak heran jika produk ini pun ludes dalam waktu sekejap.
Apa Sih Clodi itu?
Clodi atau Cloth Diaper yang artinya popok kain, tidaklah sama dengan popok kain tradisional yang Anda kenal. Bentuknya pun unik dan lucu. Sama seperti celana bayi biasa, tetapi memiliki kancing, atau strap dari velcro.
Popok yang lebih tepat disebut celana ini, dilengkapi sebuah penampung cairan (disebut insert) yang bisa diganti beberapa kali. Umumnya, clodi ini bisa digunakan 3 sampai 5 jam, bergantung pada masing-masing bayi, apakah sering pipis atau tidak.
Daya serapnya yang tinggi bisa dijadikan solusi pengganti Pampers yang aman dan ramah lingkungan. Clodi bisa dijadikan solusi agar bayi bisa tidur dengan tenang di malam hari dan ketika bepergian.
Berbagai Merek Clodi
Ada berbagai macam merek clodi. Namun, sebagian besar adalah produk impor. Beberapa merek impor yang memiliki kualitas bagus dengan daya serap tinggi antara lain Diapers, Bumgenius, dan Rumparooz yang masing-masing adalah produk keluaran Amerika Serikat. Dari Singapura pun ada, mereknya Bumwear yang kualitasnya tak kalah bagus dengan produk Amerika.
Cina pun tak ketinggalan mengeluarkan Coolababy yang memiliki harga lebih terjangkau (dibanding produk impor lain), tetapi memiliki kualitas yang tak kalah bagus.
Bagaimana dengan merek dalam negeri? 2010 merupakan tahun munculnya clodi Indonesia. Berbagai macam merek dalam negeri pun bermunculan, antara lain BeNiceKids, Baby-Oz, GG, Ziggie Zag, dll.
Baby-Oz, misalnya, adalah produk yang bahannya terbuat dari suede cloth yang memiliki kelebihan mudah dibersihkan dan cepat meresapkan cairan. Namun sayangnya, bahan insert (penampung cairan) produk ini menggunakan kain katun. Sehingga, tidak dapat menampung cairan dalam jumlah banyak.
Namun, jangan khawatir, jika menggunakan produk ini, Anda hanya perlu menambahkan microfiber atau double insert agar tahan digunakan hingga 4 jam.
Mahal atau Murah?
Sayang sekali harga untuk satu clodi produk impor bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Sementara, produk dalam negeri, harganya memang lebih murah namun tetap kurang terjangkau untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah. Kisaran harga satu clodi dalam negeri antara Rp60.000,- sampai dengan Rp75.000,- bergantung merek, ukuran, dan bahan.
Biasanya, konsumen produk ini membeli karena alasan investasi. Bukankah clodi terkenal awet sehingga bisa dipakai sampai beberapa tahun kemudian, ketika memiliki bayi lagi?
Nah, bagi Anda yang tidak ingin repot dengan popok kain tradisional tetapi mengharapkan popok yang memiliki kemampuan hampir sama dengan disposable diaper, aman, dan ramah lingkungan, ada baiknya mencoba produk ini.
Popok yang lebih layak disebut celana bayi ini bisa dijadikan solusi saat Anda membawa bayi bepergian. Yang jelas, Anda tidak perlu pusing lagi dengan efek buruk yang ditimbulkannya, karena clodi ini dijamin ramah lingkungan dan sehat.
Sebelum para ibu memilih untuk menggunakan clodi, celana bayi ini. Mari kita bahas mengenai berbagai jenis clodi yang bisa menjadi referensi atau bisa dijadikan peralihan para ibu untuk dijadikan popok bayi. Berikut adalah berbagai macam jenis clodi :
Flat diaper ini merupakan popok yang sudah digunakan sejak jaman dahulu oleh para ibu di seluruh dunia. Flat diaper ini satu ukuran, jadi kita tidak perlu repot mencari-cari ukuran yang sesuai dengan si buah hati. Besar kecilnya flat diaper tergantung dari cara kita melipat. Kelebihan lainnya flat diaper ini mudah sekali dicuci dan dikeringkan. sediakan saja jemuran yang cukup luas karena ukura flat diaper ini lebar.
Di Indonesia prefold tidak umum digunakan. Prefold terbuat dari tumpukan flat diaper yang dijahit menjadi satu, dengan bagian tengah lebih tebal daripada bagian sisinya. Tujuannya untuk menyerap pipis lebih sempurna. Biasanya terdiri dari 8 lapisan. Karena ketebalan ini maka diperluakan waktu pengeringan yang cukup lama. Penggunaanya pun cukup mudah dengan melipat dan mengaitkan bagian ujung denga peniti bayi atau menggunakan snappies.
Ada yang menyebut shell atau celana bayi plastik. Biasanya digunakan dengan flat diaper. Diaper Cover adalah penutup ekstra yang digunakan untuk melapisi flat diaper atau prefold supaya tahan air. Ada berbagai bahan kain yang dapat digunakan sebagai penutup popok. Produk impor banyak menggunakan bahan yang disebut Polyurethane Laminate (PUL), yaitu kain yang di bagian dalamnya dilapisi semacam lilin sehingga tidak tembus air. Untuk produk lokal, penutup popok biasa menggunakan plastik jass baby, yaitu plastik yang lembut yang tidak melukai kulit bayi. Selain PUL dan jas baby, wol juga bisa digunakan sebagai penutup popok.
Jika ingin berhemat bisa menggunakan lampin sebagai alternatif, sifatnya waterproof . Fungsinya sama dengan diaper cover. Sebagai penyerapnya bisa menggunakan prefold atau flat diaper. Cenderung lebih hemat karena harganya jauh lebih murah, hanya saja masih perlu menggunakan celana lagi sebagai bagian luarnya.
Mungkin pada umumnya seluruh masyarakat Indonesia pada jaman dahulu bahkan hingga sekarang pun masih menggunakan popok jenis ini. Bagian tengah pada popok ini bia ditambahkan flat diaper untuk menyerap pipis bayi.
popok bayi yang sudah dibuat dengan pola, bentuk dan ukurannya sudah pas (fitted), beda-beda untuk tiap rentang usia bayi (petite-newborn, infant, toddler). Jadi ada ukuran newborn, S, M, L, XL . Untuk popok jenis ini biasanya tidak waterproof (butuh didobel dengan diaper-cover).
Berupa popok atau celana bayi yang memiliki kantong (pocket) di bagian belakang/tengah untuk diisi lapisan penyerap. Bagian dalam pocket-diaper dibuat dari bahan lembut yang cepat menyerap pipis namun permukaannya tetap kering (seperti fleece); sementara bagian luar popok dilapis kain yang bersifat menolak-air. Disebut one-size karena popok ini memiliki setting kancing-kancing & lipatan yang bisa diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan untuk dipakai anak dalam rentang-usia/rentang berat-badan yang lebih panjang
berupa popok kain yang lapisan luar & lapisan-penyerap-ompol didalamnya dijahit menyatu, sehingga lebih praktis digunakan. Tidak perlu memasang inserts, prefold, atau flat diaper. Kancingnya bisa berupa perekat velcro atau kancing jepret (snaps). Hanya saja karena dijahit menyatu, bentuknya jadi bulky & tebal (di sekitar pantat) sehingga butuh waktu lebih lama untuk kering setelah dicuci.
Insert
Sejatinya insert dipakai untuk one-size pocket diaper. Beberapa merk ada yang menyebutnya sebagai soaker atau booster. Insert ini adalah lembaran kain penyerap ompol yang dimasukkan (inserted) kedalam kantong pocket-diaper. Dibuat dari bahan yang terkenal berdaya serap tinggi seperti microfiber, terry (sejenis handuk), hemp, bamboo-fibre atau katun. Biarpun selembar insert ini kelihatan tipis tapi memiliki dayaserap & daya-tampung cairan yang besar (ada bahan insert yang tahan menyerap ompol yang diproduksi bayi selama 3-5 jam).
Nappy liner
Selembar kertas atau kain tipis yang diletakkan di atas popok kain atau celana bayi untuk “menangkap” poop bayi. Nappy liner dibuat dari bahan yang tidak mudah koyak kalau terkena air. Memudahkan pipis terserap ke kain popok sekaligus menahan pup supaya tidak menempel di kain popok. Sehingga popok lebih mudah dibersihkan dan tidak bernoda kuning-kuning. Umumnya poop yang tertahan di nappy liner harus tetap disiram ke toilet kemudian nappy liner dibuang .Namun ada juga nappy liner yang bersifat biodegradable & flushable sehingga nappy liner dan pooptinggal diraup & dibuang semua ke kloset. Untuk nappy-liner dari kain tipis, bisa dicuci dan dipakai-ulang. Nappy liner bisa dipakai pada semua jenis popok kain dari popok-jadul, prefolds, pocket diaper, sampai all-in-one diaper .
Sumber : dari anneahira (dot) Com
- Cari lokasi yang strategis. Lokasi yang strategis artinya tempat yang ramai dilalui orang. Meski demikian, untuk lokasi toko perlengkapan bayi juga tidak menutup kemungkinan di kawasan perumahan yang sepi. Jika banyak penghuni perumahan yang memiliki anak usia bayi, tentunya itu akan menjadi peluang bagi Anda. Dalam memilih lokasi toko ini, sebiknya Anda juga mempertimbangkan faktor jarak, biaya sewa, serta transportasi dari toko ke rumah Anda dan sebaliknya.
- Tanggap dengan model ter-update. Teruslah memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan tren perlengkapan bayi termasuk clodi, sehingga barang-barang yang Anda jual tidak ketinggalan zaman.
- Lengkapi dengan area bermain anak-anak. Jika toko perlengkapan bayi Anda cukup luas, sediakan ruang sebagai area bermain anak-anak. Hal ini akan membuat anak-anak kecil betah berlama-lama berkunjung ke toko Anda.
- Cari distributor perlengkapan bayi yang berkualitas. Memilih barang-barang untuk bayi dan anak-anak sebaiknya dilakukan dengan teliti. Kualitas dari barang-barang harus benar-benar Anda perhatikan agar tidak merugikan atau melukai bayi dan anak-anak kecil yang masih rapuh. Kualitas barang yang bagus menjadi poin plus tersendiri bagi Anda. Mungkin harganya sedikit lebih mahal daripada barang yang sama yang dibuat dengan bahan berbeda, namun toko Anda akan menjadi rujukan pertama bagi para orangtua yang tidak mau nego kualitas untuk keperluan anak-anak mereka.
- Lengkapi dengan perlengkapan ibu. Jika Anda memiliki modal yang cukup, lengkapi pula koleksi toko perlengkapan bayi Anda dengan perlengkapan ibu. Misalnya baju ibu hamil baik formal maupun non formal, baju ibu yang senada dengan baju balita, dan sebagainya.
- Pelayanan yang hangat dan bersahabat. Berbisnis di dunia anak-anak adalah sebuah seni tersendiri karena Anda juga harus menunjukkan kebolehan dalam berkomunikasi dengan anak-anak. Berikan pelayanan yang hangat dan bersahabat baik bagi para orangtua maupun anak-anak agar memberi kesan yang mendalam bagi mereka. Alhasil, di lain kesempatan jika mereka butuh untuk belanja perlengkapan bayi lagi, tanpa pikir panjang mereka akan kembali ke toko perlengkapan bayi Anda.
- Setelah Anda membuka toko perlengkapan bayi, kadang itu saja tidak cukup. Anda juga harus terus berkreasi melakukan strategi marketing untuk mendongkrak penjualan Anda. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, mulai dari marketing dari mulut ke mulut, membuka toko online, hingga membuka gerai di mal atau toko swalayan besar.
Ditulis oleh Clodi Be Nicekids
Rating Blog 5 dari 5



















0 komentar:
Poskan Komentar